EDUKASI MODERASI BERAGAMA UNTUK MENCEGAH RADIKALISME PADA SANTRI
DOI:
https://doi.org/10.47731/jipm.v3n2.2025.1Kata Kunci:
moderasi beragama, radikalisme, santri, pesantren, pengabdian masyarakatAbstrak
Radikalisme agama menjadi ancaman serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Santri sebagai generasi penerus umat Islam perlu mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang moderasi beragama untuk mencegah infiltrasi paham radikal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi moderasi beragama kepada santri di Pondok Pesantren Al-Hidayah Kabupaten Bangkalan sebagai upaya preventif terhadap radikalisme. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus dengan melibatkan 75 santri tingkat aliyah. Materi yang disampaikan mencakup konsep moderasi beragama (wasathiyah), bahaya radikalisme, Islam rahmatan lil alamin, toleransi beragama, dan peran santri dalam menjaga harmoni sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman santri tentang moderasi beragama dari rata-rata skor 65,3 menjadi 84,7 berdasarkan pre-test dan post-test. Santri mampu mengidentifikasi ciri-ciri paham radikal dan memahami pentingnya sikap moderat dalam beragama. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta mencapai 88% dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam membangun kesadaran santri akan pentingnya moderasi beragama sebagai benteng pencegahan radikalisme di lingkungan pesantren.
