Optimalisasi Penggunaan Pupuk Organik terhadap Produktivitas Padi Sawah di Lahan Tadah Hujan

Penulis

  • Ibrahim Universitas Muslim Buton, Baubau, Indonesia Penulis

Kata Kunci:

pupuk organik, padi sawah, lahan tadah hujan, produktivitas, sifat tanah

Abstrak

Produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan masih tergolong rendah dibandingkan lahan irigasi teknis, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kandungan bahan organik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk organik dalam meningkatkan produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan selama musim tanam Oktober 2024 hingga Februari 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dosis pupuk organik yaitu 0 ton/ha (kontrol), 2,5 ton/ha, 5 ton/ha, 7,5 ton/ha, dan 10 ton/ha, masing-masing diulang 4 kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah per malai, bobot 1000 butir, dan hasil gabah kering giling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dengan dosis 7,5 ton/ha memberikan hasil terbaik dengan produktivitas gabah kering giling mencapai 5,42 ton/ha, meningkat 43,8% dibanding kontrol. Dosis tersebut juga meningkatkan jumlah anakan produktif hingga 18,6 batang per rumpun dan jumlah gabah per malai mencapai 156,3 butir. Pemberian pupuk organik secara signifikan meningkatkan kandungan C-organik tanah dari 1,32% menjadi 2,18%, kapasitas tukar kation dari 14,5 me/100g menjadi 19,7 me/100g, serta memperbaiki struktur dan daya pegang air tanah. Penggunaan pupuk organik dosis 7,5 ton/ha direkomendasikan sebagai dosis optimal untuk meningkatkan produktivitas padi sawah di lahan tadah hujan wilayah Bangkalan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-25